Koding Diatas Bahan Non-Pori Cocok Untuk Mesin Printer Contiounous Inkjet (CIJ)

Continuous Inkjet (CIJ) sangat serbaguna dan dapat menangani berbagai bahan non-pori. Berikut adalah beberapa bahan non-pori yang cocok untuk CIJ.

11 Bahan Non-Pori yang Cocok Untuk Continuous Inkjet CIJ Printer

1. Logam

Ini mencakup baja, aluminium, tembaga, kuningan, dan logam lainnya. CIJ dapat digunakan untuk mencetak pada lembaran logam, gulungan, kaleng, dan komponen.

2. Plastik

CIJ dapat mencetak pada berbagai bahan plastik, termasuk polietilena (PE), polipropilena (PP), polivinil klorida (PVC), polistirena (PS), dan PET (polietilena tereftalat), di antara lainnya.

3. Kaca

Ini mencakup botol, toples, vial, dan produk kaca lainnya.

4. Keramik

Ubin, isolator, dan produk keramik lainnya dapat ditandai menggunakan CIJ.

5. Kertas Berlapis & Foil

Meskipun kertas biasanya bersifat pori, pelapisan tertentu dapat membuatnya non-pori. CIJ cocok untuk mencetak pada kertas berlapis dan foil aluminium.

6. Karet

Ini mencakup produk seperti ban, gasket, dan segel.

7. Kayu (ketika diobati atau disegel)

Meskipun kayu alami bersifat pori, ketika disegel atau diberi perlakuan, kayu dapat menjadi non-pori, sehingga cocok untuk pencetakan CIJ.

8. Laminasi & Film

CIJ dapat digunakan untuk mencetak pada bahan laminasi dan berbagai film plastik.

9. Permukaan Berlilin

Karton atau produk berlilin menjadi non-pori karena lapisan lilin, dan CIJ dapat mencetak pada mereka.

10. Serat & Kain Sintetis

Bahan seperti nilon atau kain tertentu yang diberi perlakuan dapat dianggap non-pori dan cocok untuk CIJ.

11. Kabel & Kawat

Ini sering memiliki isolasi atau pelapisan non-pori yang ideal untuk pencetakan CIJ.

Kesimpulan

Kemampuan CIJ untuk beradaptasi dengan berbagai jenis tinta memungkinkannya menempel dengan efektif pada permukaan non-pori ini. Tergantung pada bahan spesifik dan lingkungan penggunaan akhir (mis., apakah produk akan terpapar bahan kimia, air, sinar UV, dll.), sangat penting untuk memilih formulasi tinta CIJ yang sesuai untuk memastikan kepatuhan dan durabilitas informasi yang dicetak secara optimal.